<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Saybiya's Blog</title>
	<atom:link href="http://saybiya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://saybiya.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Dec 2010 02:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='saybiya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Saybiya's Blog</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://saybiya.wordpress.com/osd.xml" title="Saybiya&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://saybiya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>silakan kunjungi pula blog ana: rismadumasari.wordpress.com</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2010/12/13/silakan-kunjungi-pula-blog-ana-rismadumasari-wordpress-com/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2010/12/13/silakan-kunjungi-pula-blog-ana-rismadumasari-wordpress-com/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 02:09:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=119&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=119&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2010/12/13/silakan-kunjungi-pula-blog-ana-rismadumasari-wordpress-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UnTittled</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2010/11/20/untittled/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2010/11/20/untittled/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2010 04:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[takkan hina orang yang mengakui kesalahannya lalu memperbaikinya dn tidak akam mulia orang yang mencari pembenaran atas kesalahannya<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=116&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>takkan hina orang yang mengakui kesalahannya lalu memperbaikinya dn tidak akam mulia orang yang mencari pembenaran atas kesalahannya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=116&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2010/11/20/untittled/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rasulullah salallahu &#8216;alayhi wa sallam bersabda: &#8220;Dahulu ada seorang raja dari golongan ummat yang sebelum engkau semua&#8230;&#8230;&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/rasulullah-salallahu-alayhi-wa-sallam-bersabda-dahulu-ada-seorang-raja-dari-golongan-ummat-yang-sebelum-engkau-semua/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/rasulullah-salallahu-alayhi-wa-sallam-bersabda-dahulu-ada-seorang-raja-dari-golongan-ummat-yang-sebelum-engkau-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 14:16:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Dari Shuhaib r.a. bahwasanya Rasulullah salallahu &#8216;alayhi wassalam bersabda: &#8220;Dahulu ada seorang raja dari golongan ummat yang sebelum engkau semua, ia mempunyai seorang ahli sihir. Setelah penyihir itu tua, ia berkata kepada raja: &#8220;Sesungguhnya saya ini telah tua, maka itu kirimkanlah padaku seorang anak yang akan saya beri pelajaran ilmu sihir.&#8221; Kemudian raja itu mengirimkan <a href="http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/rasulullah-salallahu-alayhi-wa-sallam-bersabda-dahulu-ada-seorang-raja-dari-golongan-ummat-yang-sebelum-engkau-semua/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=109&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Shuhaib r.a. bahwasanya Rasulullah salallahu &#8216;alayhi wassalam bersabda: &#8220;Dahulu ada seorang raja dari golongan ummat yang sebelum engkau semua, ia mempunyai seorang ahli sihir. Setelah penyihir itu tua, ia berkata kepada raja: &#8220;Sesungguhnya saya ini telah tua, maka itu kirimkanlah padaku seorang anak yang akan saya beri pelajaran ilmu sihir.&#8221;<br />
<span id="more-109"></span> Kemudian raja itu mengirimkan padanya seorang anak untuk diajarinya. Anak ini di tengah perjalanannya apabila seseorang rahib -pendeta Nasrani &#8211; berjalan di situ, iapun duduklah padanya dan mendengarkan ucapan-ucapannya. Apabila ia telah datang di tempat penyihir &#8211; yakni dari pelajarannya, iapun melalui tempat rahib tadi dan terus duduk di situ &#8211; untuk mendengarkan ajaran-ajaranTuhan yang disampaikan olehnya. Selanjutnya apabila dating di tempat penyihir, iapun dipukul olehnya &#8211; kerana kelambatandatangnya. Hal yang sedemikian itu diadukan oleh anak itu kepada rahib, lalu rahib berkata: &#8220;Jikalau engkau takut pada penyihir itu, katakanlah bahwa engkau ditahan oleh keluargamu dan<br />
jikalau engkau takut pada keluargamu, maka katakanlah bahwa engkau ditahan oleh penyihir.&#8221;<br />
Pada suatu ketika di waktu ia dalam keadaan yang sedemikian itu, lalu tibalah ia di suatu tempat dan di situ ada seekor binatang yang besar dan menghalang-halangi orang banyak &#8211; untuk berlalu di jalanan itu. Anak itu lalu berkata: &#8220;Pada hari ini saya akan mengetahui, apakah penyihir itu yang lebih baik ataukah pendeta itu yang lebih baik?&#8221; Iapun lalu mengambil sebuah batu kemudian berkata: &#8220;Ya Allah, apabila perkara pendeta itu lebih dicintai di sisiMu daripada perkara penyihir, maka bunuhlah binatang ini sehingga orangorang banyak dapat berlalu.&#8221; Selanjutnya binatang itu dilemparnya dengan batu tadi, kemudian dibunuhnya dan orang-orang pun berlalulah. Ia lalu mendatangi rahib dan memberitahukan hal tersebut. Rahib itupun berkata: &#8220;Hai anakku, engkau sekarang adalah lebih mulia daripadaku sendiri. Keadaanmu sudah sampai di suatu tingkat yang saya sendiri dapat memakluminya.Sesungguhnya engkau akan terkena cobaan, maka jikalau engkau terkena cobaan itu, janganlah menunjuk kepadaku.&#8221;<br />
Anak itu lalu dapat menyembuhkan orang buta dan berpenyakit lepra serta dapat mengobati orang banyak dari segala macam penyakit. Hal itu didengar oleh kawan seduduk &#8211; yakni sahabat karib &#8211; raja yang telah menjadi buta. Ia datang pada anak itu dengan membawa beberapa hadiah yang banyak jumlahnya, kemudian berkata: &#8220;Apa saja yang ada di sisimu ini adalah menjadi milikmu, apabila engkau dapat menyembuhkan aku.&#8221; Anak itu<br />
berkata: &#8220;Sesungguhnya saya tidak dapat menyembuhkan siapapun, hanyasanya Allah Ta&#8217;ala yang dapat menyembuhkannya. Maka jikalau Tuan suka beriman kepada Allah Ta&#8217;ala, saya akan berdoa kepada Allah, semoga Dia suka menyembuhkan Tuan. Kawan raja itu lalu beriman kepada Allah Ta&#8217;ala, kemudian Allah menyembuhkannya. Ia lalu mendatangi raja<br />
terus duduk di dekatnya sebagaimana duduknya yang sudah-sudah. Raja kemudian bertanya: &#8220;Siapakah yang mengembalikan penglihatanmu itu?&#8221; Maksudnya: Siapakah yang menyembuhkan butamu itu? Kawannya itu menjawab: &#8220;Tuhanku.&#8221; Raja bertanya: &#8220;Adakah engkau mempunyai Tuhan lain lagi selain dari diriku?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.&#8221; Kawannya itu lalu ditindak oleh raja tadi dan terus-menerus diberikan siksaan padanya, sehingga kawannya itu menunjuk kepada anak yang<br />
menyebabkan kesembuhannya. Anak itupun didatangkan. Raja berkata padanya: &#8220;Hai anakku, kiranya sihirmu sudah sampai ke tingkat dapat menyembuhkan orang buta dan yang berpenyakit lepra dan engkau dapat melakukan ini dan dapat pula melakukan itu.&#8221;<br />
Anak itu berkata: &#8220;Sesungguhnya saya tidak dapat menyembuhkan seseorangpun, hanyasanya Allah Ta&#8217;ala jualah yang menyembuhkannya.&#8221; Anak itupun ditindaknya, dan terus-menerus diberikan siksaan padanya, sehingga ia menunjuk kepada pendeta.<br />
Pendetapun didatangkan, kemudian kepadanya dikatakan: &#8220;Kembalilah dari agamamu!&#8221;<br />
Maksudnya supaya meninggalkan agama Nasrani dan beralih menyembah raja dan patungpatung. Pendeta itu enggan mengikuti perintahnya. Raja meminta supaya diberi gergaji,<br />
kemudian diletakkanlah gergaji itu di tengah kepalanya. Kepala itu dibelahnya sehingga jatuhlah kedua belahan kepala tersebut. Selanjutnya didatangkan pula kawan seduduk raja dahulu itu, lalu kepadanya dikatakan: &#8220;Kembalilah dari agamamu itu!&#8221; Iapun enggan menuruti perintahnya. Kemudian diletakkan pulalah gergaji itu di tengah kepalanya lalu dibelahnya, sehingga jatuhlah kedua belahannya itu. Seterusnya didatangkan pulalah anak itu. Kepadanya dikatakan: &#8220;Kembalilah dari agamamu.&#8221; lapun menolak ajakannya.<br />
Kemudian anak itu diberikan kepada sekeIompok sahabatnya lalu berkata: &#8220;Pergilah membawa anak ini ke gunung ini atau itu, naiklah dengannya ke gunung itu. Jikalau engkau semua telah sampai di puncaknya, maka apabila anak ini kembali dari agamanya, bolehlah engkau lepaskan, tetapi jika tidak, maka lemparkanlah ia dari atas gunung itu.&#8221; sahabatnya itu pergi membawanya, kemudian menaiki gunung, lalu anak itu berkata: &#8220;Ya<br />
Allah, lepaskanlah hamba dari orang-orang ini dengan kehendakMu.&#8221; Kemudian gunung itupun bergerak keras dan orang-orang itu jatuhlah semuanya. Anak itu lalu berjalan menuju ke tempat raja. Raja berkata: &#8220;Apa yang dilakukan oleh kawan-kawanmu?&#8221; Ia menjawab:<br />
&#8220;Allah Ta&#8217;ala telah melepaskan aku dari tindakan mereka. Anak tersebut terus diberikan kepada sekelompok sahabat-sahabatnya yang lain lagi dan berkata: &#8220;Pergilah dengan membawa anak ini daiam sebuah tongkang dan berlayarlah sampai di tengah lautan. Jikalau ia kembali dari agamanya &#8211; maka lepaskanlah ia, tetapi jika tidak, maka lemparkanlah ke lautan itu.&#8221; Orang-orang bersama-sama pergi membawanya, lalu anak itu berkata: &#8220;Ya Allah,<br />
lepaskanlah hamba dari orang-orang ini dengan kehendakMu.&#8221; Tiba-tiba tongkang itu terbalik, maka tenggelamlah semuanya. Anak itu sekali lagi berjalan ke tempat raja. Rajapun berkatalah: &#8220;Apakah yang dikerjakan oleh kawan-kawanmu?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Allah Ta&#8217;ala telah melepaskan aku dari tindakan mereka.&#8221; Selanjutnya ia berkata pula pada raja: &#8220;Tuan tidak dapat membunuh saya, sehingga Tuan suka melakukan apa yang kuperintahkan.&#8221; Raja bertanya: &#8220;Apakah itu?&#8221; Ia menjawab: &#8220;Tuan kumpulkan semua orang di lapangan menjadi satu dan Tuan salibkan saya di batang pohon, kemudian ambillah sebatang anak panah dari tempat panahku ini, lalu letakkanlah anak panah itu pada busurnya, lalu ucapkanlah:<br />
&#8220;Dengan nama Allah, Tuhan anak ini,&#8221; terus lemparkanlah anak panah itu. Sesungguhnya apabila Tuan mengerjakan semua itu, tentu Tuan dapat membunuhku.&#8221;<br />
Raja mengumpulkan semua orang di suatu padang luas. Anak itu disalibkan pada sebatang pohon, kemudian mengambil sebuah anak panah dari tempat panahnya, lalu meletakkan anak panah di busur, terus mengucapkan: &#8220;Dengan nama Allah, Tuhan anak ini.&#8221; Anak panah dilemparkan dan jatuhlah anak panah itu pada pelipis anak tersebut. Anak itu meletakkan tangannya di pelipisnya, kemudian meninggal dunia.<br />
Orang-orang yang berkumpul itu sama berkata: &#8220;Kita semua beriman kepada<br />
Tuhannya anak ini.&#8221; Raja didatangi dan kepadanya dikatakan: &#8220;Adakah Tuan mengetahui apa yang selama ini Tuan takutkan? Benar-benar, demi Allah, apa yang Tuan takutkan itu telah tiba &#8211; yakni tentang keimanan seluruh rakyatnya. Orang-orang semuanya telah beriman.&#8221;<br />
Raja memerintahkan supaya orang-orang itu digiring di celah-celah bumi &#8211; yang bertebing dua kanan-kiri &#8211; yaitu di pintu lorong jalan. Celah-celah itu dibelahkan dan dinyalakan api di situ, Ia berkata: &#8220;Barangsiapa yang tidak kembali dari agamanya, maka lemparkanlah ke dalam celah-celah itu,&#8221; atau dikatakan: &#8220;Supaya melemparkan dirinya sendiri ke dalamnya.&#8221; Orang banyak melakukan yang sedemikian itu &#8211; sebab tidak ingin kembali menjadi kafir dan musyrik lagi, sehingga ada seorang wanita yang datang dengan membawa bayinya. Wanita ini agaknya ketakutan hendak menceburkan diri ke dalamnya.<br />
Bayinya itu lalu berkata: &#8220;Hai ibunda, bersabarlah, kerana sesungguhnya ibu adalah menetapi atas kebenaran.&#8221; (Riwayat Muslim)<br />
Dzirwatul jabal artinya puncaknya gunung. Ini boleh dibaca dengan kasrahnya dzal mu&#8217;jamah atau dhammahnya. Alqurquur dengan didhammahkannya kedua qafnya, adalah suatu macam dari golongan perahu. Ashsha&#8217;id di sini artinya bumi yang menonjol (bukit). Alukhduud ialah beberapa belahan di bumi seperti sungai kecil. Adhrama artinya<br />
menyalakan. Inkafa-at artinya berubah. Taqaa-&#8217;asat, artinya terhenti atau tidak berani maju dan pula merasa ketakutan.</p>
<p>Riyadhus Shalihin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=109&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/rasulullah-salallahu-alayhi-wa-sallam-bersabda-dahulu-ada-seorang-raja-dari-golongan-ummat-yang-sebelum-engkau-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/108/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/108/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 14:02:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/108/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Barangsiapa oleh Allah dikehendaki akan memperoleh kebaikan, maka Allah akan memberikan mushibah padanya-baik yang mengenai tubuhnya, hartanya ataupun apa-apa yang menjadi kekasihnya.&#8221; (Riwayat Bukhari)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=108&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Barangsiapa oleh Allah dikehendaki akan memperoleh kebaikan, maka Allah akan memberikan mushibah padanya-baik yang mengenai tubuhnya, hartanya ataupun apa-apa yang menjadi kekasihnya.&#8221; (Riwayat Bukhari)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=108&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/11/07/108/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>it is about photo</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/04/30/it-is-about-photo/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/04/30/it-is-about-photo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 04:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[guys, pernah ga di tanyain &#8220;can i see u&#8217;r pic?&#8221; waktu chating ato pas kita buat blog? Yaah, it is hard to say &#8221; yes. i&#8217;ll show u my pic&#8221; because, ga sembarang orang bole tau foto female kaya kita2 dunk and ga bole sembarangan majang foto or nunjukin foto apalagi yg liat bukan mahram. <a href="http://saybiya.wordpress.com/2009/04/30/it-is-about-photo/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=92&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>guys, pernah ga di tanyain &#8220;can i see u&#8217;r pic?&#8221; waktu chating ato pas kita buat blog? Yaah, it is hard to say &#8221; yes. i&#8217;ll show u my pic&#8221; because, ga sembarang orang bole tau foto female kaya kita2 dunk and ga bole sembarangan majang foto or nunjukin foto apalagi yg liat bukan mahram. Biasanya qt pasang tampang narzis kalo qt mw difoto then you&#8217;ll say: wuah, bagus niey kalo dipajang. Nah, pas majang foto itu pasti yg keliatan bagian2 yg bagus2 aja tyuz ada cowo yg liat foto itu yaa secara do&#8217;i ngebayanginnya yg bagus2 tentang orang yg ada di foto itu. Ini niy yang bahaya kalaw jd ngrusak pikiran do&#8217;i gimana? jd kebayang terus, lama2 pengen ketemu wuah&#8230;. yg majang foto harus tanggung jawab dunk!!! Nah, disini bisa terjadi fitnah jg. Pengalaman yg pernah terjadi ada cowo yg ambil foto diem2 tyuz di simpen di dompetnya waduwh.. di apain yaa.. mw marah? Uh, mara si engga&#8217; tp langsung di minta az dn di jelasin perkaranya bhwa hal itu bisa menimbulkan fitnah*. Parahnya, kalw fotonya di pajang padahal Rasulullah Salallahu &#8216;alaihi Wa salam bersabda &#8220;Malaikat tidak akan masuk rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan lukisan&#8221; (Hadits Riwayat Al-Bukhari, bab Bad&#8217;ul Khalq 3225, Muslim bab Al-Libas).</h3>
<address>*Nah, dari itu semua aq berpikir akan betapa pentignya cadar yaa, salah satunya untuk menjaga wanita dn dunia dari fitnah. Aq mencintai saudara2q yg bercadar, sungguh perjuangan memakai cadar untuk menjaga diri itu adalah sebuah perjuangan yang luarr biasa.<br />
</address>
<pre>2106</pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=92&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/04/30/it-is-about-photo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Korelasi Ilmu Kedokteran Tentang Jenis Kelamin Janin Dengan Firman Allah Dalam Surat Luqman Ayat 34</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/17/korelasi-ilmu-kedokteran-tentang-jenis-kelamin-janin-dengan-firman-allah-dalam-surat-luqman-ayat-34/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/17/korelasi-ilmu-kedokteran-tentang-jenis-kelamin-janin-dengan-firman-allah-dalam-surat-luqman-ayat-34/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 05:04:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[KORELASI ILMU KEDOKTERAN YANG MENJELASKAN JENIS KELAMIN DALAM RAHIM SEORANG IBU DENGAN FIRMAN ALLAH : DAN DIA (ALLAH) LAH YANG MENGETAHUI APA-APA YANG BERADA DI DALMAM RAHIM” Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bagaimana mengkorelasikan antara ilmu kedokteran yang berkembang saat ini ketika menjelaskan tentang jenis kelamin <a href="http://saybiya.wordpress.com/2009/03/17/korelasi-ilmu-kedokteran-tentang-jenis-kelamin-janin-dengan-firman-allah-dalam-surat-luqman-ayat-34/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=81&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KORELASI ILMU KEDOKTERAN YANG MENJELASKAN JENIS KELAMIN DALAM RAHIM SEORANG IBU DENGAN FIRMAN ALLAH : DAN DIA (ALLAH) LAH YANG MENGETAHUI APA-APA YANG BERADA DI DALMAM RAHIM”</p>
<p>Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin</p>
<p style="text-align:left;">Pertanyaan.</p>
<p style="text-align:center;">Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya :</p>
<p style="text-align:center;">Bagaimana mengkorelasikan antara ilmu kedokteran yang berkembang saat ini ketika menjelaskan tentang jenis kelamin yang berada di dalam rahim seorang ibu (baik itu penyebutan laki-laki atau perempuan), dengan firman Allah :</p>
<p style="text-align:center;">“Dan Dia (Allah) lah yang mengetahui apa-apa yang berada di dalam rahim”.[Luqman : 34]</p>
<p style="text-align:center;">Selain itu bagaimana dengan penafsiran beberapa ulama seperti yang disebutkan di dalam tafsir Ibnu Jarir dari Mujahid, bahwasanya datang seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang apa yang dilahirkan oleh isterinya.</p>
<p style="text-align:center;">Kemudian Allah menurunkan ayat tersebut di atas –demikian halnya yang disebutkan dari riwayat Qatadah-, Lalu bagaimana kekhususan yang dikandung dalam keumuman firman Allah :</p>
<p style="text-align:center;">“Apa-apa yang berada di dalam rahim”?</p>
<p style="text-align:left;">Jawaban</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-81"></span>Sebelum kita membicarakan tentang masalah ini, terlebih dahulu saya ingin menjelaskan bahwa sangatlah tidak mungkin ada pertentangan antara ayat Al-Qur’an dengan berbagai fenomena yang ada pada saat ini. Dan seandainya jelas apa yang ada pada kejadian sekarang dengan kebalikannya yang berada didalam Al-Qur’an, maka dalam hal ini bisa jadi apa yang ada pada kejadian nyata adalah sekedar pengakuan semata bukan hakikat sebenarnya. Atau nash/teks Al-Qur’an tidak menjelaskan secara jelas (terperinci) terhadap apa yang ada pada kejadian yang terkesan bertolak belakang dengan Al-Qur’an. Karena bagaimanapun juga, apa yang telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an dan apa yang ada pada kenyataan adalah suatu hal yang pasti, tidaklah mungkin saling bertolak belakang antara dua kenyataan yang pasti.</p>
<p style="text-align:center;">Kemudian apabila telah jelas itu semua, dikatakan bahwa para ahli kedokteran saat ini mempergunakan media atau peralatan canggih dan modern untuk meneliti lebih dalam dan terperinci atas apa yang berada di dalam rahim seseorang. Sedangkan ilmu kedokteran yang menjelaskan tentang keberadaan jenis kelamin laki-laki atau perempuan, apabila yang diprediksikan adalah ternyata salah tentunya tidak perlu diperbincangkan lagi. Akan tetapi, apabila yang dinyatakan adalah benar, maka sesungguhnya hal ini tidak menyelisihi ayat yang ada. Karena ayat tersebut menjelaskan tentang masalah ke-ghaiban yang berkaitan dengan ilmu Allah.</p>
<p style="text-align:center;">Ada lima hal yang berhubungan dengan yang ghaib, yang berkaitan dengan rahim dan janin, dan tidak ada yang mengetahui selain hanya Allah semata, yaitu : usia menetapnya janin di dalam rahim si ibu, kehidupan janin tersebut di dunia, amaliyah hidupnya, rezekinya, kebahagiaan atau kesengsaraan, dan jenis kelamin dari janin sebelum ia diciptakan. Dan tentunya setelah si janin diciptakan oleh Allah, keberadaan jenis kelamin yang dimiliki oleh janin itu adalah bukan merupakan bagian dari ilmu ghaib. Karena keberadaan janin setelah diciptakan maka ia menjadi sebuah ilmu/pengetahuan yang pasti dan dapat diketahui dengan panca indera. Walaupun keberadaan janin tersebut terlindungi dan tertutup oleh tiga kegelapan, dan apabila ditelusuri melalui ilmu pengetahuan akan jelas (kenyataan yang ada pada janin tersebut). Dan tidak beda jauh hasil yang didapatkan terhadap apa yang telah Allah ciptakan dengan penyingkapan alat deteksi yang kuat, sehingga dapat menerangi tiga kegelapan yang melindungi keberadaan janin sehingga akan tampak jelas jenis kelamin janin, apakah laki-laki ataukah perempuan. Serta tidak dijelaskan dengan pasti keberadaan ayat Al-Qur’an ataupun Sunnah dalam penyebutan pengetahuan jenis kelamin dari janin yang berada di dalam kandungan  Tentang periwayatan tafsir yang berasal dari Ibnu Jarir dari Mujahid bahwa ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang anak yang akan dilahirkan oleh isterinya. Lalu Allah menurunkan ayat tersebut di atas, yang jelas riwayat tersebut adalah lemah karena terputus sanadnya, hal ini terbukti karena Mujahid adalah seorang tabi’in yang meriwayatkan langsung dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.  Sedangkan tafsir Qatadah rahimahullah dimungkinkan maknanya adalah bahwasanya Allah semata yang memiliki pengetahuan akan janin sebelum diciptakan oleh-Nya. Namun apabila janin telah diciptakan oleh Allah, keberadaan janin tersebut bukan menjadi rahasia lagi bagi selain Allah. Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah ketika menafsirkan salah satu ayat di surat Luqman menyatakan :</p>
<p style="text-align:center;">“Demikianlah tiada seorangpun yang dapat mengetahui apa-apa yang berada didalam rahim dan apa yang akan dikehendaki di dalam rahim tersebut kecuali hanya Allah semata. Akan tetapi apabila Allah berkehendak untuk memerintahkan janin yang berada di dalam rahim untuk berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, ataukah di dalam kehidupannya kelak menjadi seorang yang celaka atau bahagia, para Malaikat-Nya yang diberikan amanah akan hal tersebut juga mengetahuinya, demikian pula di antara para hamba-Nya yang lain”.</p>
<p style="text-align:center;">Berkenan dengan pertanyaan yang berhubungan dengan keumuman Firman Allah Ta’ala :</p>
<p style="text-align:center;">” Apa-apa yang berada di dalam rahim”,</p>
<p style="text-align:center;">maka kami katakan : Apabila ayat tersebut mencakup permasalahan jenis kelamin, apakah laki-laki ataukah wanita setelah penciptaan janin tersebut, maka yang mengkhususkan hal tersebut adalah panca indera dan fakta. Dan banyak dijelaskan oleh para ulama ushul bahwasanya yang bisa menjadi pengkhusus keumuman makna pada Al-Kitab dan Al-Sunnah, adalah (dalil yang jelas), atau ijma, qiyas, atau panca indera dan akal. Dan pendapat ulama ushul ini sangatlah dikenal. Dan seandainya ayat tersebut tidak menyangkut keberadaan janin setelah diciptakan, akan tetapi menyangkut sebelum diciptakan janin itu, maka dalam hal ini tidak ada perselisihan apabila dikatakan tentang pengetahuan jenis kelamin janin laki-laki ataukah perempuan.</p>
<p style="text-align:center;">Segala puji bagi Allah, sampai saat ini tidak ditemukan sama sekali di dalam kehidupan nyata, dan tidak akan mungkin terjadi apa-apa yang menyelisihi Al-Qur’an. Setiap tuduhan yang dilontarkan oleh para musuh Islam kepada Al-Qur’an bahwasanya ada sekian banyak kejadian yang ada di dunia ini menyelisihi apa-apa yang dikatakan di dalam Al-Qur’an. Hal ini tidak terlepas dari dangkalnya pemikiran mereka dari memahami ayat-ayat Al-Qur’an, atau bisa jadi kedangkalan tersebut bermula dari kebusukan niat mereka terhadap Al-Qur’an. Akan tetapi bagi orang yang memiliki pengetahuan agama dan para ahli ilmu yang melakukan berbagai penelitian untuk mencapai hakikat, mereka dapat membungkam berbagai syubhat yang dilontarkan oleh para musuh Islam, segala puji bagi Allah semata.</p>
<p style="text-align:center;">Manusia dalam masalah ini terbagi menjadi dua golongan dan satu golongan pertengahan.</p>
<p style="text-align:center;">1). Kelompok pertama adalah orang-orang yang berpegang teguh kepada tekstualisasi zhahir ayat Al-Qur’an Al-Karim yang belum jelas penunjukannya. Dan dia senantiasa mengingkari apa yang menyelisihinya dalam segala urusan, yang berkaitan dengan kenyataan yang pasti. Hal inipun menyeretnya untuk membongkar kebodohannya sendiri atau bahkan menjadi tikaman bagi Al-Qur’an Al-Karim yang mungkin dalam pandangan orang ini keberadaan ayat menyelisihi kenyataan yang ada sekarang.</p>
<p style="text-align:center;">2). Kelompok yang kedua, menolak apa-apa yang ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan lebih condong untuk mengambil apa yang ada di alam kehidupan nyata, dan tentunya orang yang seperti ini memiliki kecenderungan ke arah atheis.</p>
<p style="text-align:center;">3). Sedangkan kelompok pertengahan, mereka lebih cenderung mengambil apa yang ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan membenarkan kejadian yang ada dalam kehidupan dunia ini.</p>
<p style="text-align:center;">Mereka mengetahui bahwa apa yang berada di keduanya adalah sebuah kenyataan yang haq. Dan tidak mungkin bertentangan dua hal yaitu nash Al-Qur’an dengan fakta. Mereka mengumpulkan antara dalil naqli (Al-Qur’an dan Hadits) dan aqli (akal). Dengan cara ini, mereka telah menyelamatkan agama dan cara berfikir mereka. Dan Allah memberikan hidayah-Nya bagi orang yang beriman ketika terjadi perselisihan di dalam masalah kebenaran. Dan Allah adalah Dzat Yang Maha Memberi hidayah bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus.</p>
<p style="text-align:center;">Semoga kita senantiasa diberikan petunjuk oleh Allah bersama saudara kita yang beriman dalam hal ini, dan menjadikan kita sebagai orang yang mendapatkan dan memberi petunjuk, serta pemimpin yang memberikan perbaikan. Dan tidaklah ada petunjuk kecuali berasal dari Allah dan kepada-Nya aku bertawakkal dan bertaubat.</p>
<p>[Dinukil dan diterjemahkan oleh Abdul Aziz dan Fatawa Arkanil Islam oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin No. 15. hal 40-43]  [Disalin dari Majalah Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyah Vol. 5 No. 3 Edisi 27 – Shafar 1428H. Penerbit Ma’had Ali Al-Irsyad As-Salafy Surabaya. Jl. Sidotopo Kidul No. 51 Surabaya]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=81&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/17/korelasi-ilmu-kedokteran-tentang-jenis-kelamin-janin-dengan-firman-allah-dalam-surat-luqman-ayat-34/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ucapkan</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/17/ucapkan/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/17/ucapkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 03:51:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;&#8230;&#8230;&#8230;Sesungguhnya kami ini adalah milik Allah, dan kami semua akan kembali kepada-Nya&#8230;..&#8221; ( Al-Baqarah : 155 –157)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=78&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="text_1"><em>&#8220;&#8230;&#8230;&#8230;Sesungguhnya kami ini adalah milik Allah, dan kami semua akan kembali kepada-Nya&#8230;..&#8221;</em> ( <strong>Al-Baqarah </strong>: 155 –157)</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=78&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/17/ucapkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ZIARAH GUA HIRA</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/ziarah-gua-hira/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/ziarah-gua-hira/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 11:18:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Oleh al-Lajnah ad-Daimah li al-Buhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta Tanya: Telah sering terjadi para jamaah haji terjatuh, baik ketika mendaki Jabal Nur maupun ketika turun dari Gua Hira. Sebagian orang lantas mengusulkan agar dibuat sebuah tangga yang menuju ke lokasi gua dan menutup jalan-jalan dengan kawat pembatas untuk mencegah masuknya paziarah dari selain jalan (tangga) yang <a href="http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/ziarah-gua-hira/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=71&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span>Oleh al-Lajnah ad-Daimah li al-Buhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta</span></strong></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span><img class="alignnone size-full wp-image-72" title="513274384_3ae375fe2b_m1" src="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/513274384_3ae375fe2b_m1.jpg?w=128&#038;h=96" alt="513274384_3ae375fe2b_m1" width="128" height="96" /><br />
</span></strong></span></p>
<p><strong><span><span style="font-family:Times New Roman;">Tanya:</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;">Telah sering terjadi para jamaah haji terjatuh, baik ketika mendaki Jabal Nur maupun ketika turun dari Gua Hira. <span id="more-71"></span>Sebagian orang lantas mengusulkan agar dibuat sebuah tangga yang menuju ke lokasi gua dan menutup jalan-jalan dengan kawat pembatas untuk mencegah masuknya paziarah dari selain jalan (tangga) yang telah dibuat untuk naik atau turun tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><strong><span style="font-family:Times New Roman;">Jawab:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mendaki menuju Gua Hira bukanlah termasuk syi’ar-syi;ar haji, tidak pula sunnah dalam Islam, bahkan ia termasuk bid’ah dan merupakan salah satu jalan menuju syirik kepada Allah. Oleh karena itu, yang seyogianya dilakukan adalah melarang orang-orang naik ke sana, tidak membuatkan tangga dan tidak mempermudah untuk mendakinya. Hal ini sebagai pengamalan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em>“Barangsiapa membuat-buat (hal yang baru) dalam urusan (agama) kami ni yang bukan darinya, maka (hal itu) tertolak</em>.” (Muttafaq ‘alaihi)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;">Telah berlalu masa lebih dari 14 abad sejak awal turunnya wahyu dan munculnya Islam, (dan selama itu) kita tidak mengetahui seorangpun dari khalifah-khalifah rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabatnya yang lain, serta imam kaum muslimin –yang bertanggung jawab atas perkara-prekara syari’at sepanjang sejarah yang telah berlalu- melakukan hal itu. Seluruh kebaikan terletak pada mengikuti mereka dan menapaki jejak mereka sesuai manhaj Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan menutup pinti-pintu kasyirikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;">Wabillahi at-taufiq. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan para shahabatnya.</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;"> </span><span><span style="font-family:Times New Roman;">Fatawa al-Lajnah ad-Daimah li al-Buhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta XI/359-360. Fatawa nomor 5303.</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;">((Disalin dari Majalah Fatawa Vol. 12/ Th. I/ 1424 H – 2004 M))</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;">
<p><em>salafiyunpad.wordpress.com</em></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=71&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/ziarah-gua-hira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/513274384_3ae375fe2b_m1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">513274384_3ae375fe2b_m1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gua Hira</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/gua-hira/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/gua-hira/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 10:43:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Aalihi Wasallam menerima wahyu dari Allah yang pertama kalinya melalui malaikat Jibril. Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Aalihi Wasallammenyendiri dari masyarakat yang pada saat itu masih belum beriman kepada Allah. Gua Hira terletak di negara Arab Saudi. Letaknya pada tebing <a href="http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/gua-hira/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=64&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-68" title="nur1" src="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/nur1.jpg?w=150&#038;h=100" alt="nur1" width="150" height="100" /></p>
<p>Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad  Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Aalihi Wasallam menerima wahyu dari Allah yang pertama kalinya melalui malaikat Jibril. Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad  Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Aalihi Wasallammenyendiri dari masyarakat yang pada saat itu masih belum beriman kepada Allah.  Gua Hira terletak di negara Arab Saudi. Letaknya<span id="more-64"></span> pada tebing menanjak yang agak curam walau tidak terlalu tinggi oleh karena itu untuk menuju gua itu setiap orang harus memiliki fisik yang kuat.</p>
<p><em>id.wikipedia.org</em></p>
<h2>Ikhtila’ (Menyendiri) di Gua Hira</h2>
<p style="text-align:center;">Mendekati usia empat puluh tahun, mulailah tumbuh pada diri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kecendrungan untuk melakukan ‘uzlah. Allah menumbuhkan pada dirinya rasa senang untuk melakukan ikhtila’ (menyendiri) di Gua Hira’ (Hira’ adalah nama sebuah gunung yang terletak di sebelah barat laut kota Mekkah). Ia menyendiri dan beribadah di gua tersebut selama beberapa malam. Kadang sampai sepuluh malam, dan kadang lebih dari itu, sampai satu bulan.  Kemudian beliau kembali ke rumah sejenak hanya untuk mengambil bekal baru untuk melanjutkan ikhtila’-nya di gua Hira’. Demikianlah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam terus melakukannya sampai turun kepadanya wahyu ketika beliau sedang ‘uzlah.  <img class="alignnone size-full wp-image-69" title="513274384_3ae375fe2b_m" src="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/513274384_3ae375fe2b_m.jpg?w=128&#038;h=96" alt="513274384_3ae375fe2b_m" width="128" height="96" /></p>
<p style="text-align:center;">Permulaan Wahyu  Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah ra, menceritakan cara permulaan wahyu, ia berkata : “Wahyu yang diterima oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dimulai dengan suatu mimpi yang benar. Dalam mimpi itu beliau melihat cahaya terang laksana fajar menyingsing di pagi hari. Kemudian beliau digemarkan (oleh Allah) untuk melakukan khalwat (’uzlah). Beliau melakukan khalwat di gua Hira’ &#8211; melakukan ibadah &#8211; selama beberapa malam, kemudian pulang kepada keluarganya (Khadijah) untuk mengambil bekal.  Demikianlah berulang kali hingga suatu saat beliau dikejutkan dengan datangnya kebenaran di dalam gua Hira’. Pada suatu hari datanglah Malaikat lalu berkata, “Bacalah”. Beliau menjawab, “Aku tidak dapat membaca”. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan lebih lanjut : Malaikat itu lalu mendekati aku dan memelukku sehingga aku merasa lemah sekali, kemudian aku dilepaskan. Ia berkata lagi, “Bacalah”. Aku menjawab : “Aku tidak dapat membaca”. Ia mendekati aku lagi dan mendekapku, sehingga aku merasa tak berdaya sama sekali, kemudian aku dilepaskan. Ia berkata lagi, “Bacalah”. Aku menjawab, “Aku tidak membaca”.  Untuk ketiga kalinya ia mendekati aku dan memelukku hingga aku merasa lemas, kemudian aku dilepaskan. Selanjutnya ia berkata lagi, “Bacalah dengan nama Rabb-mu yang telah menciptakan…. . Menciptakan manusia dari segumpal darah…….” dan seterusnya.  Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam segera pulang dalam keadaan gemetar sekujur badannya menemui Khadijah, lalu berkata, “Selimutilah aku… selimutilah aku”. Kemudian beliau diselimuti hingga hilang rasa takutnya. Setelah itu beliau berkata pada Khadijah, “Hai Khadijah, tahukah engkau mengapa tadi aku begitu?” Lalu beliau menceritakan apa yang baru dialaminya.Selanjutnya beliau berkata : “Aku sesungguhnya khawatir terhadap diriku (dari gangguan makhluk Jin).”  Siti Khadijah menjawab : “Tidak! Bergembiralah! Demi Allah, Allah sama sekali tidak akan membuat anda kecewa. Anda seorang yang suka menyambung tali keluarga, selalu menolong orang yang susah, menghormati tamu dan membela orang yang berdiri di atas kebenaran.”  Beberapa saat kemudian Khadijah mengajak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui Waraqah bin Naufal, salah seorang anak paman Siti Khadijah. Di masa jahiliyah ia memeluk agama Nasrani. Ia dapat menulis dalam huruf Ibrani, bahkan pernah menulis bagian-bagian dari Injil dalam bahasa Ibrani. Ia seorang yang telah lanjut usia dan kehilangan penglihatan. Kepadanya Khadijah berkata :  “Wahai anak pamanku, dengarkanlah apa yang akan dikatakan oleh anak lelaki saudaramu (yakni Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam).” Waraqah bertanya kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Hai anak saudaraku, ada apakah gerangan?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian menceritakan apa yang dilihat dan dialami di gua Hira’. Setelah mendengarkan keterangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Waraqah berkata , “Itu adalah Malaikat yang pernah diutus Allah kepada Musa. Alangkah bahagianya seandainya aku masih muda perkasa! Alangkah gembiranya seandainya aku masih hidup tatkala kamu diusir oleh kaummu! Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apakah mereka akan mengusir aku?” Waraqah menjawab , “Ya.” Tak seorang pun yang datang membawa seperti yang kamu bawa kecuali akan diperangi. Seandainya aku masih hidup dan mengalami hari yang akan kamu hadapi itu, pasti kubantu kamu sekuat tenagaku.” Tidak lama kemudian Waraqah meninggal dunia, dan untuk beberapa waktu lamanya Rasulullah tidak menerima wahyu.  Terjadi perselisihan tentang berapa lama wahyu tersebut terhenti. Ada yang mengatakan tiga tahun, dan ada pula yang mengatakan kurang dari itu. Pendapat yang paling kuat adalah apa yang diriwayatkan oleh Baihaqi, bahwa masa terhentinya wahyu tersebut selama enam bulan. 1  Tentang kedatangan Jibril yang kedua, Bukhari meriwayatkan sebuah riwayat dari Jabir bin Abdillah, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbicara tentang terhentinya wahyu. Beliau berkata padaku :  “Di saat aku sedang berjalan, tiba-tiba aku mendengar suara dari langit. Ketika kepala kuangakat, ternyata Malaikat yang datang kepadaku di gua Hira’, kulihat sedang duduk di kursi antara langit dan bumi. Aku segera pulang menemui istriku dan kukatakan padanya, “Selimutilah aku…. Selimutilah aku…. Selimutilah aku!” Sehubungan dengan itu kemudian Allah berfirman, “Hai orang yang berselimut, bangunlah dan beri peringatan. Agungkanlah Rabb-mu, sucikanlah pakaianmu, dan jauhilah perbuatan dosa…”(al-Muddatstsir) . Sejak itu wahyu mulai diturunkan secara kontinyu.</p>
<p style="text-align:left;">Oleh : Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthy.</p>
<p style="text-align:left;"><em>bening1.wordpress.com</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=64&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/14/gua-hira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/nur1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">nur1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/513274384_3ae375fe2b_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">513274384_3ae375fe2b_m</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>who am I?</title>
		<link>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/13/who-i-am/</link>
		<comments>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/13/who-i-am/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 07:14:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saybiya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saybiya.wordpress.com/2009/03/13/who-i-am/</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaykum wa rahmatullah wabarakatuh well,  mY name is Risma Dumasari. you can call me &#8221; Risma &#8221; or &#8221; Ris &#8221; or just call me &#8221; Ma &#8220;, it is up to you ^_^. I was born in Sleman, yOgY@kArT@, on November 24 , 1987. wElL cOmE to mY bL0G&#8230;. and now, eNj0y YoUr Re@d!nG!! <a href="http://saybiya.wordpress.com/2009/03/13/who-i-am/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=60&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-59" title="bismillah1" src="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/bismillah1.jpg?w=150&#038;h=25" alt="bismillah1" width="150" height="25" /></p>
<p>assalamu&#8217;alaykum wa rahmatullah wabarakatuh</p>
<p>well,  mY name is Risma Dumasari.</p>
<p>you can call me &#8221; Risma &#8221; or &#8221; Ris &#8221; or just call me &#8221; Ma &#8220;, it is up to you ^_^.</p>
<p>I was born in Sleman, yOgY@kArT@, on <em>November</em><em> 24 </em>, 1987.</p>
<p>wElL cOmE to mY bL0G&#8230;. and now, eNj0y YoUr Re@d!nG!!</p>
<p>wassalamu&#8217;alaykum warrahmatullah wa barakatuh</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saybiya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saybiya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saybiya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saybiya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saybiya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saybiya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saybiya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saybiya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saybiya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saybiya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saybiya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saybiya.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saybiya.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saybiya.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saybiya.wordpress.com&amp;blog=6923653&amp;post=60&amp;subd=saybiya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saybiya.wordpress.com/2009/03/13/who-i-am/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23326f63a0834751d8e582338f603895?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saybiya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saybiya.files.wordpress.com/2009/03/bismillah1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bismillah1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
